Palangka Raya – Sebanyak ratusan atlet catur dari seluruh Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah bersiap meramaikan Kejuaraan Provinsi (Kej...
Palangka Raya – Sebanyak ratusan atlet catur dari seluruh Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah bersiap meramaikan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur 2025 yang akan digelar di Asrama Haji Palangka Raya mulai tanggal 26 hingga 29 Oktober 2025. Event bergengsi ini menjadi momentum penting bagi atlet catur untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Mamuju, Sulawesi Barat.
Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Andrie Elia Embang, S.E., M.Si., saat memantau langsung persiapan Kejurprov, menyampaikan bahwa kesiapan panitia sudah mencapai sekitar 90 persen. Seluruh fasilitas seperti meja, kursi, papan catur, serta perlengkapan pertandingan telah disiapkan secara optimal oleh panitia penyelenggara. “Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sempat direncanakan digelar di Kabupaten Kapuas, namun karena Kapuas belum siap menjadi tuan rumah, maka pelaksanaannya diambil alih oleh Percasi Provinsi agar program tetap berjalan. Tujuan Kejurprov ini untuk mengasah kemampuan atlet dari berbagai tingkatan umur, baik kategori junior maupun senior, serta melakukan pemantauan terhadap atlet berprestasi yang nantinya akan dikirim ke Kejurnas di Mamuju. Target kami adalah meraih juara pertama,” ungkapnya pada Sabtu siang (25/10/2025).
Mantan Rektor Universitas Palangka Raya tersebut menegaskan bahwa seluruh daerah yang terdiri atas 13 Kabupaten dan 1 Kota telah memastikan keikutsertaan atlet beserta official masing-masing. Berdasarkan data panitia, total peserta mencapai sekitar 200 atlet, ditambah 50 pelatih dan official, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 250 orang. Keberadaan para atlet dari berbagai daerah ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan menumbuhkan semangat sportivitas antardaerah.
Prof. Andrie Elia juga menuturkan bahwa terselenggaranya Kejurprov Catur 2025 tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Ia mengapresiasi komitmen Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., yang memberikan dukungan menyeluruh terhadap kontingen atlet catur ke ajang Kejurnas. “Kejurprov Catur ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalteng beserta jajarannya. Hari ini kami bersama panitia meninjau langsung kesiapan di Asrama Haji dan saya melihat semua sudah tertata dengan baik. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding secara profesional dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” tegas Prof. Elia.
Sementara itu, Praktisi Olahraga Kalimantan Tengah, Karuhei, menyambut positif pelaksanaan Kejurprov tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan jam terbang atlet menuju level yang lebih tinggi. Menurutnya, partisipasi aktif atlet dalam berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional, menjadi kunci utama dalam mengembalikan kejayaan olahraga di Kalimantan Tengah. “Untuk mengembalikan kejayaan olahraga di Kalteng, semua atlet dari berbagai cabang harus aktif mengikuti kejuaraan dari daerah hingga nasional. Jika atlet hanya berlatih tanpa berkompetisi, sulit mengukur perkembangan kemampuan mereka,” tuturnya.
Karuhei juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pembinaan atlet di berbagai daerah. Menurutnya, keberhasilan jangka panjang olahraga catur dan cabang lainnya sangat bergantung pada pembinaan sistematis serta dukungan fasilitas dan pelatihan yang memadai.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kejurprov Catur 2025, Pengurus Percasi Kalimantan Tengah juga akan menyelenggarakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digabung bersama kegiatan Teknikal Meeting menjelang pelaksanaan pertandingan resmi. Agenda tersebut akan membahas evaluasi program pembinaan atlet serta rencana strategis Percasi Kalteng untuk menghadapi berbagai ajang kompetitif di tingkat nasional.
Kegiatan Kejurprov Catur 2025 di Palangka Raya diharapkan menjadi ajang pemersatu atlet sekaligus wadah pembinaan prestasi berkelanjutan. Antusiasme tinggi dari seluruh kontingen menunjukkan semangat kebangkitan olahraga catur di Bumi Tambun Bungai.
(Senin, 27 Oktober 2025/adminwkp)





