Palangka Raya/adminmediawkp - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Junaidi, S.Ag., M.A.P. , menghadiri peringatan Isra Mikraj Nab...
Palangka Raya/adminmediawkp - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Junaidi, S.Ag., M.A.P., menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan muhasabah akhir tahun serta Haul Guru Sekumpul di Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya, baru-baru ini. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen unsur legislatif dalam mendukung penguatan nilai spiritual dan moral di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Kegiatan keagamaan ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., serta penceramah Ustadz H. Hasanuddin Al Banjari, S.Pd.I. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah dari berbagai wilayah tampak memadati Masjid Raya Darussalam, menciptakan suasana religius nan khusyuk.
Dalam kesempatan tersebut, H. Junaidi, S.Ag., M.A.P. menegaskan peringatan Isra Mikraj tidak hanya bermakna seremoni keagamaan, melainkan momentum spiritual strategis bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan serta meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai-nilai keteladanan tersebut, menurutnya, relevan diterapkan pada kehidupan sosial, pemerintahan, serta pelaksanaan amanah sebagai wakil rakyat.
“Melalui peringatan Isra Mikraj dan doa bersama ini, kita memohon keberkahan bagi Kalimantan Tengah. Tahun berjalan perlu ditutup rasa syukur, lalu langkah baru disusun semangat pembaruan moral dan spiritual,” ujar H. Junaidi, S.Ag., M.A.P. di sela kegiatan.
Ia juga menyoroti pentingnya muhasabah akhir tahun sebagai ruang refleksi kolektif. Refleksi tersebut dipandang krusial bagi seluruh elemen masyarakat, terutama pemangku kebijakan, agar mampu mengevaluasi capaian, kendala, serta kekurangan selama satu tahun terakhir. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan kualitas perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan daerah ke depan.
Menurut H. Junaidi, S.Ag., M.A.P., pembangunan daerah tidak semata diukur melalui capaian fisik, namun juga melalui kualitas moral, integritas, serta kepekaan sosial aparatur dan masyarakat. Nilai spiritual yang kuat diyakini mampu memperkokoh etos kerja, meningkatkan kejujuran, serta memperkuat tanggung jawab publik.
Pada kesempatan sama, ia mengajak masyarakat Kalimantan Tengah menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman memperkuat persatuan dan mempererat ukhuwah. Sikap saling menghormati, toleransi, serta menjaga kedamaian sosial dinilai menjadi fondasi penting terciptanya iklim daerah kondusif bagi keberlanjutan pembangunan.
Haul Guru Sekumpul yang dirangkaikan pada kegiatan tersebut turut menjadi pengingat pentingnya peran ulama dalam membimbing umat. Nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sebagaimana diwariskan para ulama diharapkan terus hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom, bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., tampak mengikuti rangkaian kegiatan hingga doa bersama. Kehadiran pimpinan daerah ini mencerminkan sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, muhasabah akhir tahun, serta Haul Guru Sekumpul berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Doa bersama dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual memohon keselamatan, keberkahan, serta kemajuan Kalimantan Tengah pada tahun mendatang.
Palangka Raya, Jumat, 2 Januari 2026/adminmediawkp





