Palangka Raya/adminmediawkp - Menyambut malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Tengah menggelar patroli skala besar dengan ...
Palangka Raya/adminmediawkp - Menyambut malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Tengah menggelar patroli skala besar dengan melibatkan ratusan personel gabungan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif aparat dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan hari kemenangan.
Sebanyak 350 personel diterjunkan dalam patroli tersebut yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari TNI-Polri, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, hingga Dinas Kesehatan. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli gabungan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan malam takbiran hingga Idulfitri berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan yang berarti.
“Sejauh ini situasi di Kalimantan Tengah semuanya dalam keadaan aman dan kondusif, karena kita sebelumnya telah menggelar Operasi Ketupat yang tidak hanya memastikan keamanan tetapi juga pelayanan selama Lebaran ini,” ujar Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. saat ditemui di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (20/3/2026) sore.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat yang telah berlangsung sebelumnya menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang puncak perayaan Idulfitri. Melalui operasi tersebut, berbagai potensi gangguan keamanan telah diantisipasi secara terukur dan sistematis oleh aparat gabungan.
Patroli skala besar ini difokuskan pada titik-titik strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, tempat ibadah, serta kawasan permukiman. Selain itu, aparat juga melakukan pemantauan terhadap potensi gangguan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kehadiran aparat gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam membantu kelancaran mobilitas selama malam takbiran.
Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama merayakan malam takbiran, termasuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, masyarakat juga diharapkan mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga suasana yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Dengan adanya patroli masif ini, Polda Kalimantan Tengah menunjukkan keseriusan dalam mengawal jalannya perayaan Idulfitri. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan patroli gabungan juga mencerminkan koordinasi yang solid antarinstansi dalam menghadapi momen penting keagamaan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan serta meningkatkan efektivitas dalam penanganan berbagai potensi gangguan.
Di sisi lain, kesiapan personel dan dukungan dari berbagai instansi menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Setiap unsur yang terlibat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dengan kondisi yang aman dan kondusif, masyarakat Kalimantan Tengah diharapkan dapat merayakan malam takbiran dan Idulfitri dengan penuh ketenangan, kekhusyukan, serta kebahagiaan bersama keluarga. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.
Palangka Raya, 23 Maret 2026/adminmediawkp





